Home > Linux > Konfigurasi IP Address pada Linux Ubuntu

Konfigurasi IP Address pada Linux Ubuntu

Konfigurasi IP address pada sistem operasi Linux (khususnya Ubuntu) dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu menggunakan GUI mode (Graphics User Interface) dan juga CUI/TUI mode (Character/Text User Interface). Dalam posting kali ini saya akan sedikit menjelaskan mengenai cara mengganti IP address pada Ubuntu dengan menggunakan Character User Interface (menggunakan terminal).


Langkah-langkah yang saya contohkan dapat dilakukan pada sistem operasi Ubuntu Desktop maupun Ubuntu Server (yang hanya berbasis teks). Pada ubuntu desktop, buka terminal terlebih dahulu sebagai console yang akan digunakan untuk mengkonfigurasi IP address. Untuk membuka terminal, tekan tombol Ctrl + Alt + T pada keyboard.

Setelah console terbuka, barulah kita dapat melakukan konfigurasi IP address. Lakukan langkah-langkah berikut :

  1. Login sebagai super user. Gunakan perintah sudo su lalu tekan Enter. Proses ini akan meminta password dari sistem yang digunakan (password komputer).
  2. Pada sistem operasi Linux Ubuntu, konfigurasi IP address disimpan pada file /etc/network/interfaces. Untuk mengkonfigurasi IP address, maka lakukan konfigurasi pada file tersebut dengan menggunakan utility nano.
  3. Ketikkan perintah nano /etc/network/interfaces lalu tekan tombol Enter. Setelah file tersebut ditampilkan, maka tampilannya akan seperti berikut :
  4. Dari tampilan berikut dapat diketahui bahwa belum ada konfigurasi IP address sebelumnya, maka yang anda lakukan disebut assign address atau membuat alamat dari PC yang bersangkutan. Selain dari itu, ada pula add address (menambahkan alamat saat interface dari sebuah PC lebih dari satu), remove address (menghapus alamat yang sudah ada sebelumnya), dan change address (mengubah, menghidupkan, atau mematikan alamat yang sudah ada sebelumnya).
  5. Untuk membuat sebuah alamat, isikan data seperti berikut :

    Penjelasan :

    1. iface = interface
    2. eth0 = interface yang digunakan (ethernet 0)
    3. static = menggunakan IP address static / manual
  6. Pada baris address (sebelah parameter address), isikan IP address yang anda inginkan. Pada baris netmask, isikan masking yang akan digunakan.
  7. Selain address dan masking, anda juga dapat menambahkan parameter lain seperti halnya gateway.
  8. Setelah konfigurasi selesai, tekan tombol Ctrl + X pada keyboard untuk keluar dari utility nano.
  9. Setelah itu akan muncul konfirmasi Save modifier buffer (ANSWERING “No” WILL DESTROY CHANGES), tekan tombol Y untuk menyimpan konfigurasi.
  10. Lalu akan muncul lagi konfirmasi File Name to Write: /etc/network/interfaces, tekan Enter.
  11. Setelah IP address selesai dikonfigurasi, maka langkah selanjutnya adalah mengaktifkan IP address tersebut. Untuk mengaktifkannya, restart networking dari sistem tersebut. Gunakan perintah etc/init.d/networking restart lalu tekan Enter. Hasilnya akan tampak seperti tampilan berikut :
  12. Setelah itu konfigurasi IP address selesai dibuat. Untuk pengecekan, gunakan perintah ifconfig eth0 lalu tekan Enter.
  13. Jika sudah benar, maka IP address tersebut pun sudah dapat digunakan ke dalam jaringan.

 

source : http://yadicucuklauk.blogspot.com/2012/03/konfigurasi-ip-address-pada-linux.html

About these ads
Categories: Linux
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: