Home > Linux > Installing Apache2 dengan PHP5 dan MySQL Support di CentOS 6.0 (LAMP)

Installing Apache2 dengan PHP5 dan MySQL Support di CentOS 6.0 (LAMP)

Berhari-hari berkutat menemukan masalah kenapa webserver saya tidak jalan(tidak bisa diakses lewat client), ternyata masalahnya hanya firewall. Baik, sebelum sampai ke masalah firewall, mari kita membangun webserver di CentOs.

Web server merupakan software yang memberikan layanan data yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman – halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML.

Macam – macam Web Server diantanya:

Apache Web Server – The HTTP Web Server

1.Apache Tomcat
2.Microsoft windows Server 2003 Internet Information Services (IIS)
3.Lighttpd
4.Sun Java System Web Server
5.Xitami Web Server
6.Zeus Web Server

Namun web yang terkenal dan yang sering digunakan adalah Apache dan Microsoft Internet Information Service (IIS).

Cara kerja web server :

1. Cara kerja Web Server Web server merupakan mesin dimana tempat aplikasi atau software beroperasi dalam medistribusikan web page ke user, tentu saja sesuai dengan permintaan user.

2. Hubungan antara Web Server dan Browser Internet merupakan gabungan atau jaringan Komputer yg ada di seluruh dunia. Setelah terhubung secara fisik, Protocol TCP/IP (networking protocol) yg memungkinkan semua komputer dapat berkomunikasi satu dengan yg lainnya. Pada saat browser meminta data web page ke server maka instruksi permintaan data oleh browser tersebut di kemas di dalam TCP yg merupakan protocol transport dan dikirim ke alamat yg dalam hal ini merupakan protocol berikutnya yaitu Hyper Text Transfer Protocol (HTTP). HTTP ini merupakan protocol yg digunakan dalam World Wide Web (WWW) antar komputer yg terhubung dalam jaringan di dunia ini. Untuk mengenal protocol ini jelas sangan mudah sekali dimana setiap kali anda mengetik http://… anda telah menggunakannya, dan membawa anda ke dunia internet. Data yg di passing dari browser ke Web server disebut sebagai HTTP request yg meminta web page dan kemudian web server akan mencari data HTML yg ada dan di kemas dalam TCP protocol dan di kirim kembali ke browser. Data yg dikirim dari server ke browser disebut sebagai HTTP response. Jika data yg diminta oleh browser tidak ditemukan oleh si Web server maka akan meninbulkan error yg sering anda lihat di web page yaitu Error : 404 Page Not Found.

Hal ini memberikan cita rasa dari suatu proses yang tridimensional, artinya pengguna internet dapat membaca dari satu dokumen ke dokumen yang lain hanya dengan mengklik beberapa bagian dari halaman-halaman dokumen (web) itu. Proses yang dimulai dari permintaan webclient (browser), diterima web server, diproses, dan dikembalikan hasil prosesnya oleh web server ke web client lagi dilakukan secara transparan. Setiap orang dapat dengan mudah mengetahui apa yang terjadi pada tiap-tiap proses. Secara garis besarnya web server hanya memproses semua masukan yang diperolehnya dari web clientnya.

LAMP sendiri adalah kependekan dari Linux, Apache, MySQL, PHP. Tutorial ini menunjukkan bagaimana Anda dapat meng”install”  Apache2 webserver di CentOS 6.x server dengan PHP5 support (mod_php) dan MySQL support. Oke Langsung saja kita mulai.

  • Instal MySQL

yum install mysql mysql-server

  • kita membuat link startup sistem untuk MySQL (sehingga MySQL dijalankan secara otomatis setiap kali sistem boot) dan jalankan server MySQL

chkconfig –levels 235 mysqld on
/etc/init.d/mysqld start

  • Set passwords untuk MySQL root

mysql_secure_installation

[root@server1 ~]# mysql_secure_installation

NOTE: RUNNING ALL PARTS OF THIS SCRIPT IS RECOMMENDED FOR ALL MySQL
SERVERS IN PRODUCTION USE!  PLEASE READ EACH STEP CAREFULLY!

In order to log into MySQL to secure it, we’ll need the current
password for the root user.  If you’ve just installed MySQL, and
you haven’t set the root password yet, the password will be blank,
so you should just press enter here.

Enter current password for root (enter for none):
OK, successfully used password, moving on…

 

# Klo ada pesan error, coba jalankan perintah service mysqld start

 

Setting the root password ensures that nobody can log into the MySQL
root user without the proper authorisation.

Set root password? [Y/n] <– ENTER
New password: <– yourrootsqlpassword
Re-enter new password: <– yourrootsqlpassword
Password updated successfully!
Reloading privilege tables..
… Success!

By default, a MySQL installation has an anonymous user, allowing anyone
to log into MySQL without having to have a user account created for
them.  This is intended only for testing, and to make the installation
go a bit smoother.  You should remove them before moving into a
production environment.

Remove anonymous users? [Y/n] <– ENTER
… Success!

Normally, root should only be allowed to connect from ‘localhost’.  This
ensures that someone cannot guess at the root password from the network.

Disallow root login remotely? [Y/n] <– ENTER
… Success!

By default, MySQL comes with a database named ‘test’ that anyone can
access.  This is also intended only for testing, and should be removed
before moving into a production environment.

Remove test database and access to it? [Y/n] <– ENTER
– Dropping test database…
… Success!
– Removing privileges on test database…
… Success!

Reloading the privilege tables will ensure that all changes made so far
will take effect immediately.

Reload privilege tables now? [Y/n] <– ENTER
… Success!

Cleaning up…

All done!  If you’ve completed all of the above steps, your MySQL
installation should now be secure.

Thanks for using MySQL!

  • Install Apache2

yum install httpd

  • supaya apache bisa jalan saat boot

chkconfig –levels 235 httpd on

  • Lalu start apache

/etc/init.d/httpd start

buka browser lalu ketikkan alamat ip tempat webserver. contoh–> http://192.168.0.100, maka akan tampil:

Apache’s default document root ada di/var/www/html on CentOS, dan configuration file ada di /etc/httpd/conf/httpd.conf. tambahan configurations ada di folder /etc/httpd/conf.d/

Jika tampilan apache test page tersebut tidak tampil di client, tapi tampil di localhost(di webserver itu sendiri), maka langkah selanjutnya adalah buka akses port 80 di firewall. caranya :

1. ketik setup
[Image: 401409_309413099100302_100000948426231_8...0442_n.jpg]

2. kemudian pilih firwall configuration
[Image: 408903_309413149100297_100000948426231_8...1109_n.jpg]

Masuk ke firewall konfigurasi, lalu centang service HTTP dan HTTPS. agar diijinkan firewall.

  • Install PHP5

yum install php

  • restart kembali httpd

/etc/init.d/httpd restart

  • Testing PHP

vi /var/www/html/info.php

lalu ketikkan perintah

<?php
phpinfo();
?>

lalu jalankan di browser –> http://192.168.0.100/info.php

  • MySQL Support In PHP5

yum install php-mysql php-gd php-imap php-ldap php-mbstring php-odbc php-pear php-xml php-xmlrpc

  • restart httpd

/etc/init.d/httpd restart

lalu refresh http://192.168.0.100/info.php di browser. Anda sekarang  menemukan banyak modul baru di sana, termasuk modul MySQL:

  • PHPMYADMIN

Import the RPMforge GPG key:

rpm –import http://dag.wieers.com/rpm/packages/RPM-GPG-KEY.dag.txt

On x86_64 systems:

yum install http://pkgs.repoforge.org/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el6.rf.x86_64.rpm

On i386 systems:

yum install http://pkgs.repoforge.org/rpmforge-release/rpmforge-release-0.5.2-2.el6.rf.i686.rpm

lalu install phpMyAdmin :

yum install phpmyadmin

lalu kita configure phpMyAdmin. Rubah Apache configuration, jadi phpMyAdmin dapat terkoneksi  bukan hanya dari localhost (memberi comment pada sintax <Directory “/usr/share/phpmyadmin”> stanza):

vi /etc/httpd/conf.d/phpmyadmin.conf

#
#  Web application to manage MySQL
#

#<Directory "/usr/share/phpmyadmin">
#  Order Deny,Allow
#  Deny from all
#  Allow from 127.0.0.1
#</Directory>

Alias /phpmyadmin /usr/share/phpmyadmin
Alias /phpMyAdmin /usr/share/phpmyadmin
Alias /mysqladmin /usr/share/phpmyadmin

rubah authentifikasi di phpMyAdmin dari cookie ke http:

vi /usr/share/phpmyadmin/config.inc.php

[...]
/* Authentication type */
$cfg['Servers'][$i]['auth_type'] = 'http';
[...]

Restart Apache:

/etc/init.d/httpd restart

akses phpmyadmin lewat browser–> http://192.168.0.100/phpmyadmin/:

source : http://www.howtoforge.com; worldfriend.web.id,

Categories: Linux
  1. August 5, 2012 at 10:47 am

    mantap Gan….
    Tutorialnya “Jelas” mudah di fahami dan sangat membantu buat Belajar
    thank’s Gan

  2. nurmala
    October 17, 2012 at 2:14 pm

    gan kalo virtual openvz saya bisa di akses dr client menggunakan web gimana gan..apa bisa ikutin tutorial diatas

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: