Home > software, Tutorial > Salah Satu Cara mengatasi Virus Jaringan

Salah Satu Cara mengatasi Virus Jaringan

Sempat terkadang kita merasa Komputer Lemot, ini mungkin karena terkena virus dan kita punt tidak sadar. Misalnya saja virus jaringan yang membuat komputer kita jadi tidak bisa connect ke internet, ataupun virus yang membuat kita tidak bisa membuka menu taskmanager (taskmgr), msconfig maupun regedit.
Jika itu sudah terjadi keadaan seperti itu, mudah-mudahan trik dibawah ini bisa digunakan (penulis pernah coba dan berhasil) :

1. Download software yang akan digunakan :

2. Matikan jaringan (cabut kabel LAN / Disable LAN Card), ada baiknya.

3. Buka Winwows Explorer, lalu ketik pada Address bar “C:WINDOWSTemp”, Lalu Hapus semua file yang ada di dalam folder temp tersebut.

4. Masih di Windows Explorer, ketik pada Address bar “C:Documents and Settings[NAMA USER]Local SettingsTemp”, Lalu Hapus semua file yang ada di dalam folder temp tersebut.

5. Masih di Windows Explorer, ketik pada Address bar “C:Documents and Settings[NAMA USER]Local Settings Temporary Internet Files”, Lalu Hapus semua file yang ada di dalam folder Temporary Internet Files tersebut.

6. Masih di Windows Explorer, sekarang ketik pada Address bar “C:WINDOWSPrefetch”, Lalu Hapus semua file yang ada di dalam folder Prefetch tersebut.

7. Matikan semua program/aplikasi yang sedang berjalan.

8. Kemudian gunakan aplikasi Combofix yang sudah didownload untuk menetralisir registry windows yang sudah diacak-acak oleh virus. Untuk cara penggunaan lebih jelasnya silahkan tengok disini : http://www.bleepingcomputer.com/combofix/how-to-use-combofix.

9. Jika sudah selesai penggunaan Combofixnya, Ketik msconfig pada menu Run (Start > Run), lalu pilih tab Services. Matikan services yang aneh (biasanya berupa huruf atau angka yang tidak beraturan atau nama-nama yang aneh jika anda meragukan service tersebut maka matikan saja –ini kusus untuk user yang udah mengerti – )

10. Masih pada msconfig, pilihlah tab Startup. Matikan Startup yang mengarah ke C:WINDOWSSystem32, dan aplikasi-aplikasi yang dirasa tidak perlu. (Untuk mengurangi penggunaan memory berlebihan dan mempercepat sedikit laju Komputer)

11. Restart Komputer

12. Setelah komputer menyala kembali, install aplikasi Tuneup Utilities 2009. setelah selesai di-instal, jalankan aplikasinya. Pilih increase performance, lalu satu persatu jalankan mulai dari TuneUp, Drive Defrag, sampai TuneUp Registry Defrag. Lalu ke CleanUp Windows, dan pilih TuneUp Registry Cleaner. Intinya adalah men-TuneUp Registry pada computer agar lebih cepat dan lebih baik. Setelah selesai menggunakan Tuneup Utilities 2009, sebaiknya di-uninstal saja.

13. Install aplikasi Advance System Care (IOBit). Setelah terinstall, jalankan aplikasinya. Penggunaannya cukup mudah, hanya scan lalu repair saja. Setelah tidak terdeteksi lagi problem yang ada, bisa melakukan langkah berikutnya. Setelah selesai menggunakan Advance System Care (IOBit), sebaiknya di-uninstal saja.

14. Install aplikasi RegCleaner. Setelah terinstall, jalankan aplikasinya, gunakan untuk membersihkan Registry yang dirasa tidak terpakai.

15. Instal aplikasi RegProt (ALTERNATIF), ini merupakan program pelindung registry, jadi setiap kali ada aplikasi yang akan memasukkan registry ke Komputer kita, aplikasi tersebut akan memberikan konfirmasi pilihan YES atau NO. (jadi jika tiba-tiba ada program yang mencoba menulis script kedalam registry akan ketahuan) hal ini bisa mengamankan keberadaan registry komputer kita. Akan tetapi hal ini sedikit mengganggu dengan seringnya muncul tanda peringatan tersebut.

16. Restart dan pasang jaringan/kabel atau LAN kembali di Enablekan, komputer anda sudah bisa digunakan seperti biasa kembali.

17. Khusus untuk yang masih tidak bisa connect ke jaringan atau internet, jika langkah-langkah di atas tidak berhasil, lakukan langkah berikut:

a. Masuk ke DOS Promt “safe mode”, dengan cara : sewaktu menyalakan computer, tekan F5 atau F8, lalu pilih safe mode.

b. Masuk ke Windows Explorer lalu katikan Address “C:\WINDOWS\System32” ,cari fila svchost.exe ,lalu ubah namanya menjadi svchostxxx.exe (buat namanya beda), lalu copy file svchost.exe yang ada pada CD Windows XP di folder i386 ke C:\WINDOWS\system32

c. Lalu Restart dan ulangi langkah 1-12

18. Jika masih gagal juga, delete scvhost.exe yang tadi di-copy dari CD Windows XP pada direktory C:\WINDOWS\system32, dan ubah lagi nama file scvhostxxx.exe menjadi seperti semula (scvhost.exe). Lalu ulangi langkah 1-12.

Dari langkah yang panjang ini mudah-midahan bisa bermanfaat

source : ruangberkas.com

Categories: software, Tutorial
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: