Home > PHP, Tutorial > Cara Mengenkripsi Script PHP Supaya Tidak Terbaca

Cara Mengenkripsi Script PHP Supaya Tidak Terbaca

Anda ingin agar source code script PHP yang telah dibuat dengan susah payah tidak ingin dilihat orang? Kini sudah ada solusinya dengan cara yang mudah dan murah meriah? lho kok murah? emangnya ada yang mahal? oh.. ada donk. Rata-rata encoder script PHP itu bayar seperti Zend Guard, Ion Cube, atau Zend Encoder. Pertama sih.. kita mendownload encodernya gratis, namun gratisnya tidak selamanya alias punya umur. Untuk bisa tetap memakai barulah kita bayar.

Namun sekarang kita tak perlu keluar uang untuk membeli encoder tersebut namun cukup dengan membuka situs http://www.freephpencoder.com. Situs ini menawarkan fasilitas untuk mengenkripsi script PHP yang kita buat 100% FREE dan dengan cara yang mudah.

Mau tahu caranya mengenkripsi script PHP melalui situs di atas? OK ini dia caranya.

Langkah 1: silakan buat script PHP dahulu, misalkan saya buat seperti ini saja ya yang mudah

contoh.php

<?php
echo "Test";
?>

kemudian script di atas kita simpan dengan nama file contoh.php

Langkah 2: kita buka situs http://www.freephpencoder.com kemudian pilih file contoh.php di atas pada kotak ‘Attached File (PHP)‘. Bagaimana bila file script PHP yang kita buat lebih dari 1 buah? jangan khawatir karena Anda dapat memilih beberapa file sekaligus dalam situs tersebut. Setelah dipilih file script PHP yang akan dienkrip, selanjutnya isikan kunci enkripsi pada kotak ‘Encryption Key‘. Anda dapat mengisikan dengan sebarang kode, bisa angka atau huruf. Kunci ini nanti akan digunakan untuk proses decoding ketika script hasil enkripsi atau encoded script akan dijalankan. Kemudian pada pilihan ‘Encoding Type‘ pilih ‘Reguler Encoding‘. Terakhir klik tombol ENCODE.

Langkah 3: setelah kita klik ENCODE pada langkah kedua, kita diminta mendownload script hasil encoding. Adapun nama file yang kita download adalah sama dengan nama-nama file aslinya, plus.. satu lagi adalah file decoder.php. Kemudian kita letakkan file-file tersebut ke direktori web server kita.

Oya.. mau tahu isi dari file contoh.php di atas setelah dienkripsi sekaligus isi dari decoder.php nya? ini dia..

contoh.php

<?php
 
define("_ENCRYPTED_CODE_", "eG0lMEUlRDklQkUlOEUlMDN5RXZHaDUlMUQlRDclRUM=");
define("_ENCRYPTOR_KEY_", "cfcd208495d565ef66e7dff9f98764da");
define("_DECODER_PATH_", "decoder.php"); //You can change this path to point to the decoder file in another location.
 
if(file_exists(_DECODER_PATH_)){include_once(_DECODER_PATH_);}
else{echo"Decoder file does not exist";} // Relative or absolute path to the decoder file 
 
?>

Maaf.. untuk isi file decoder.php nya sangat panjang isinya, dan isinya gak karu-karuan karena berisi kode-kode yang gak jelas di bagian akhirnya. Oleh karena itu yang saya tampilkan adalah screen shot nya saja ya.

PHP decoder

Langkah 4: jalankan script contoh.php hasil dari enkripsi melalui web browser. Kalau ternyata muncul peringatan atau muncul hasil yang tidak diharapkan, bisa jadi server Anda belum diinstal Zend Optimizer. Software ini mutlak harus ada untuk menjalankan script hasil enkripsi tadi. Software ini 100% FREE dan Anda bisa mendownloadnya di http://www.zend.com/en/products/guard/downloads. Oya.. Zend Optimizer ini nanti harus diinstal ke direktori Apache Anda, jadi jangan diinstal di sembarang direktori pada komputer Anda. Memang agak rumit proses instalasi Zend Optimizer ini, but.. selama Anda patuh akan petunjuknya selama proses instalasi, maka segalanya akan mudah.

Nah.. lantas file mana yang didistribusikan? file asli atau file hasil enkripsinya? ya.. tentu saja file hasil enkripsinya, file yang asli tetap di tangan Anda. Dengan demikian file yang Anda distribusikan benar-benar tidak bisa dibaca source aslinya sehingga tetap aman meskipun di tangan orang lain.

OK… mudah-mudahan artikel ini berguna buat Anda ya…

source : http://blog.rosihanari.net

Categories: PHP, Tutorial
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: